Minggu, Mei 25, 2008

"BLT" pembodohan rakyat oleh pemerintah

Pemerintah seakan tutup telinga oleh jerit rakyat yang tercekik karena BBM dinaikkan. Meskipun semua usaha telah dilakukan oleh teman-teman mahasiswa dan beberapa tokoh masyarakat, mulai dari demo yang menentang kebijakan pemerintah, penolakan yang dilakukan beberapa pejabar daerah sampai seruan untuk memboikot BLT (Bantuan Langsung Tunai), tetap tidak di indahkan oleh pemerintah, pemerintah seakan tutup telinga. Juru bicara presiden Andi Malaranggeng mengatakan dari pernyataannya disalahsatu media " Sekarang adalah saatnya kita merubah sudut pandang kita bahwa yang perlu disubsidi itu bukan barang tetapi orang/rakyat yang harus disubsidi".
Dengan BLT ini jelas tidak mendidik menurut saya pribadi. Tugas pemerintah harusnya bisa memberikan kesejahteraan dan kemudahan untuk rakyatnya, bukan malah mempersulitnya. Berbagai tokoh telah memberikan solusi agar BBM tidak di naikkan, akan tetapi pemerintah hanya menganggapnya angin lalu.
BLT,
rakyatku sayang...
rakyatku malang....
Kebangkitan bangsa dimulai dengan mencekik rakyat dengan adanya kenaikan BBM. Inikah yang harus diperoleh rakyat, inikah makna kebangkitan bangsa ??
Adakah Telinga-telinga yang mendengar jerit rakyat ?????????????????

Tidak ada komentar: