Minggu, Desember 28, 2008
SORROW 4 NIGHT
“Woow….!”, Pikirku
Kalimat demi kalimat ku ku baca, kueja semua. Dan, apa yang terjadi ? Sampah..! yap.. anti Midas kujuluki diriku. Semua yang tersentuh olehku menjadi sampah. Dengan iklas ku hapus semua paragraf yang ada di monitor. Apa yang kulakukan?? Ilham tidak menyapaku, mendekatiku saja enggan. Banyak ide-ide,opini, dan masalah yang membebani kepalaku seakan ingin menarik keluar otakku dan membantingnya dilantai.
Malam menjadi semakin berat ku rasa, kulirik jam yang ada dilayar handphone , hemm.. pukul 03:03 dini hari menjelang pagi. Semua keinginan ada dalam kepalaku kecuali satu, tidur. Yah.. aku ingin tidur akan tetapi mataku tak mau kompromi, bahkan tubuhkupun mendukungnya dengan menolak keinginanku untuk tidur. Aku merasa terpenjara diriku sendiri. Bakan keinginanku untuk menulis malam inipun timbul tenggelam.
Pikiranku menjadi berat, aku ingat dia.. yah.. aku ingat dia. Aku ingat kalau ia tidak pernah tersenyum seperti aku ingat dia sekarang. Aku ingin menulis senyumnya di lembar ini agar abadi, buat diriku. Tapi jariku yang “kesurupan” pun tidak dapat menolongku. Sedikit demi sedikit senyumnya menjauh dari bayanganku, pudar.. ingin ku tahan, menangkap dan menyegelnya, tapi apalah daya.
Brak!! Buk.. gedebuk..
Estan.. rutukku, suara benda jatuh menarikku kembali ke kenyataan. Aku kembali melirik waktu yang tertera di layar handphome, pukul 03:20. Balnk.. Kosong
Hah.. kembali aku menarik nafas panjang. Apakah ini akan berlanjut terus seperti ini ataukah diriku mampu merubahnya, sedikit perubahan itu obat yang aku butuhkan.
Selimut abstrak maya kembali membentuk dimensi abstrak di kepalaku. Ia semakin menjadi kuat terlihat, besar seakan ingin menelanku bulat persegi enam. Aku ingin melawannya akan tetapi sorak sorai dukungan yang aku harapkan dari malah berbalik. Pekikan itu malah ditujukan untuk dia yang ingin kulawan. Aku kuatkan pikiranku, kutulikan telingaku, tanganku terkepal kuat. Perlahan tapi pasti, rasa itu membentuk tameng di sekitarku, meskipun gemetar kuambil langkah menghampirinya. Kutatap ia dengan tajam. Luapan keinginanku yang tertahan meledak keluar dari mulutku dan suara itu membuatku merasa menang. “ BIARKAN AKU TIDUR, ESTAN..!!”, Mataku terasa berat, tulang-tulangku lemah, bahkan tubuhku tidak mampu ku gerakkan, aku melihat diriku tersenyum, aku menang…
Dan aku pun terbang menemani dirinya, dengan senyum yang indah seperti yang kulihat saat ini.
Bibirku lemah mengucapkan lirih kata.. AKU SAYANG KAMU
Pukul 03:45
z..z..z..z..Z..Z..Z..Z..Z..Z..Z
Senin, Desember 15, 2008
Proud
Sungguh perasaan yang tidak terlukiskan menerima bentuk kehormatan ini. Ini boleh di sebut sebagai hal yang menyenangkan untukku. Aku ingin berterima kasih kepada teman-teman yang turut membantu. I KNOW THEY DO. terimakasih sobat....
Rabu, Desember 10, 2008
Phini yang terdampat : Hambur Kata
Prinsip dan pendirian yang statis dapat fleksibel pada garis batas yang memungkinkan untuk perubahan itu sendiri apakah dikarenakan motivasi berupa dorongan dari luar ataupun berupa kesadaran diri yang meluap karena emosi yang meledak untuk mengeluarkan ekspresi jiwa yang monoton dan kesenangan pada satu sisi. Ikatan jiwa yang absatrak terkadang bisa menjadi jawaban dari permasalahan yang sulit untuk dipecahkan sebuah kepribadian yang monoton dalam pola garis kehidupan yang serba seimbang, Pola monoton merupakan suatu ketertarikan akan suatu perubahan yang tidak berubah. Kesenangan statis. Yang membawa opini publik sebagai urutan kedua dalam daftar yang tidak penting untuk dibicaran dalam kaitannya dengan perubahan yang perlu untuk kemajuanya itu sendiri.
Apa yang terjadi-terjadilah ( masih dalam versi peter Pan) Kita tahu bahwa TUHAN penyanyang umatnya. Pikiran seringkali menipu, fakta seringkali diputar balikkan, naluri hanya bergantung pada intuisi berupa pilihan rasa yang terjadi, pilihan hayalah pilihan itu sendiri yang kabur antara keinginan dan harapan akan terjadi. Kata-kata hanyalah angin sepoi-sepoi yang ingin menyenagkan kulit dengan belaian lembutnya. Apapun yang ada dalam pikiran mrupakan hasil dari perbuatan yang telah dijalani untuk diresapi, kehidupan hanyalah jam yang tidak berdetik maju sama sekali, atau masa lalu bukanlah waktu yang tertinggal untuk dikenang, masa depan adalah refleksi dari perbuatan akan wakt yang tidak bergerak dalam koordinatnya yang pasti. Takjub, heran, kagum, hanyalah bentuk ekspresi. Dipandang nyata ataupun abstrak merupakan pilihan dari pengalihan rasa dan tanggung jawab. Sebuah pertanyaan mengusik dengan berbagai lapisan alasan untuk menjawabnya, pembenaran diri sendiri demi persamaan tingkatan, pandangan masalah yang melarikan diri dari solusi, ataukah solusi yang tidak berarti dari masalah yang juga kecil dalam tingkatan dan membludak pecah tanpa kompromi dalam proses. Rasa yang dialami merupakan pecahan dari perasaan itu sendiri yang menginginkan bentuk kesempurnaan dalam keinginan.
Masyarakat dan individu merupakan bentuk lain dalam ekspresi diri untuk melihat proses garis yang di ciptakan untuk di jalani, inti dari kedaran diri yang ditangkap merupakan proses yang berjalan sebagai refleksi dari tindakan demi kemajuan pola kehidupan yang bergulir untuk anda. Kata adalah ujung tombak dari tindakan yang diperbuat baik sadar maupun tidak. Nyata dalam ucapan, cara yang biasa dalam ungkapan, langkah pertama ynag di lakukan tanpa sorotan akal dibawa oleh pikiran. Kata adalah alat komunikasi yang bisa berarti kesia-sian tanpa arti, akan tetapi disatu sisi yang positif dapat mendamaikan hati yang bergemuruh, di sisi lain yang negatif
Sekian Kata.
pro by Hindra
Sabtu, Desember 06, 2008
Lec: Node Ujian Akhirku
Ujian akhir kata ini kadang membawa perasaan dalam suasana tertentu, antara bangga, gugup, takjub, tak percaya dan kenyataan. Susasana sakral penuh perjuangan untuk mencapai penyebutan gelar dan ijazah bagi diri. sarjana komputer, sarjana teknik xx, sarjana farmasi, ah... indah terdengar ditelinga, serasa eskrim yang paling lembut yang pernah dicecap, hm...
Tak terasa waktu dan perjuangan membawa aku ke fase yang luar biasa ini, membuatku merasa gelisah menunggu, deg-degan menghadapi dunia nyata. Sebuah pertanyaan menghantam benakku " Akan jadi apakah aku kelak setelah ini, gembong penjahat, orang biasa, ataukah panutan bagi yang memahami ???? "
Pertanyaan yang belum mampu aku jawab, akan tetapi di bantu dengan waktu dan usaha aku akan berusaha menjadi yang terbaik tanpa menginjak kaki orang lain untukk maju.
Senyumku akan ku sedekahkan kepada semua karena hatiku pecah dalam ceria melihat kalian tersenyum atau tanpa senyum kalian.
Aku lihat peluang
Aku ambil kesempatan
Aku Maju melangkah
Aku ....
Dunia here I come....................
Senin, November 17, 2008
Sahabat Baru Diseluruh Belahan Bumi Indonesia
Tidak di nyana ayat ini sampai juga kepadaku. Dengan berbagai belahan daerah yang ada di seluruh indonesia DIA membuatku mengenal kawan-kawan baru, sobat-sobat yang menyenangkan dan mungkin juga pasangan hidup untukku.
Aku menganggap mereka sebagai malaikat yang sengaja dikirimkan kepadaku baik tanpa kusadari maupun yang jelas, untuk membantuku dalam perjalanan hidupku di dunia.
Mereka dari Sabang sampai Merauke, yah.. walaupun hubungan komunikasi kami hanya lewat udara bahkan ada sebagian dari mereka yang belum pernah saling bertatap muka. Akan tetapi itu tidak membuatku berkecil hati. Mengenal mereka adalah langkah pertama yang terbaik. Pepatah bilang " Tak kenal Maka Tak Sayang ".
Rianty dari Palopo salah seorang sobat baruku yang juga tidak pernah saling bertatap muka dengan aku, meskipun ia salah satu teman dari sobatku Roman. akan tetapi hubungan kami terjalin baik lewat udara.
Irma Aprilia, gadis yang satu ini lahir tanggal 10 April 1987 sedang kuliah disalah satu universitas yang ada di jombang, ia mengambil jurusan sastra, entah sastra apa. Perkenalanku dengannya boleh tak disengaja. Tak disengaja soalnya Nomor HPnya terdaftar sebagai panggilan tak terjawab di HPku. Menurut pengakuannya tentang dirinya ketika aku bertanya seperti apa seorang Irma sebenarnya, Ia menjawab kalau ia termasuk gadis pendiam (sedikit ngomong), sabar, pemalu, sedikit tertutup, tidak suka marah kecuali dalam kondisi tertentu yang membuat pitamnya naik, murah senyum meskipun senyumnya tidak dijual, plus tidak egois. Hmm.. kayaknya kebayakan muji diri sendiri yah..
Tapi teman-teman baruku adalah malaikat-malaikat yang dikirim kepadaku, ataukah aku yang dikirim untuk mereka. Akan tetapi itu tidaklah penting yang terpenting adalah mengenal mereka telah membuka mataku, bahwa diluar sana banyak teman-teman baru yang belum sempat ku kenal.
Aku ingin mengenal kalian, friends....
KEEP SMILE 2GETHER
MY QUAN I LOVE YOU THE MOST
Sabtu, November 08, 2008
A Religy Poem
Layak kah Aku menghadap TUHAN ku
Dengan Pakaian Hitam yang berbau busuk
yang baunya memenuhi udara Tujuh Bumi dan Tujuh Langit
Mampukah Aku berbicara dengan TUHAN ku
Dengan mulut Kotor, bisu dan Berbau Busuknya DOSA
Bisa kah Aku melihat TUHAN ku
Dalam Kegelapan, pekat dan hitamnya malam tanpa cahaya kasih-NYA
Dengan Mata yang buta akan kebaikan
Boleh kah Aku memegang Tangan-NYA yang memancarkan sinar hingga memenuhi lebih dari tujuh dunia, tujuh langit
Dengan tangan ku yang kotor penuh lumpur dosa kemunafikan
Layak kah Aku ?
Layak kah Aku ?
Aku merasa bahwa Aku memang Layak !,
Untuk Dijauhkan dari SISI NYA dan
Aku merasa berhak akan Hukuman NYA
Layak akan Neraka yang membara dengan dosa-dosaku
Layak kah Aku ?
Layak kah Aku menerima Cinta TUHAN ku yang Abadi, yang mengasihi ku, yang telah kusia-siakan Demi dosa Setan dan kemunafikan serta kekafiran yang datangnya seterang Matahari
yang menyinari seluruh daratan dan lautan yang ada di bumi
Layak kah Aku dengan Wajah Hitam dan Buruk Rupa
Pakaian yang compang camping dan berbau busuk
Tangan Kotor penuh Najis
Mulut bisu
Telinga yang Tuli
Serta mata yang Buta
Karena meninggalkannya dengan kejam untuk memenuhi panggilan dunia manusia yang ABSTRAK
Datang untuk berdiri disisi NYA sebagai Hamba NYA
Oh....TUHANKU
Aku merasa lebih ber Dosa dari Kakek Moyang setan IBLIS
yang membujuk ADAM memakan Buah Terlarang
AKU:Karena Godaan Setan yang Terkutuk
Dosa,
Kemunafikan,
Kekafiran,
Dan Kejahatanku,
Layak kah Aku ?
Wahai TUHAN ku yang Maha Mengetahui lagi Maha Pengampun
Ya ALLAH
Ampunilah hambamu ini yang
kecil dan hina di Hadapan MU
yang BESAR
by
Pendosa Dunia dan Akhirat
(Ampunilah Aku ya TUHAN ku sebagaimana Engkau Mengampuni kakek Moyang ku ADAM Sucikanlah aku sebagaimana Engkau Menciptakan Aku dari ZATMU yang suci)
Tuhanku
Engkau Maha Penyayang dan Maha Pengampun
Maka
Ampunilah
Hambamu yang Lemah ini
Ya Rabb
Ampunilah aku
Ampunilahaku
Rabb
…………………
Kamis, Oktober 30, 2008
Semangat Buat Kawan
anda. Mulai dari, promosi terhambat, usulan ditolak, hingga hal sepele: data
komputer rusak. Semua itu bisa jadi mengecewakan dan getir. Anda dipersilakan
memilih sikap apa pun yang anda mau, namun jangan sampai kehilangan semangat.
Saat anda memilih untuk tetap semangat dan positif, sesungguhnya pilihan itu
tidak banyak. Pertahankan semangat anda meski situasi sulit dan tidak memihak
anda.
Percayalah, anda takkan sanggup kecewa selama dua puluh empat jam
terus-menerus. Pada saatnya semangat anda menemukan harapan baru. Tetaplah
optimis untuk mengerjakan segala sesuatunya. Kesulitan itu hanya sementara
datang untuk pergi. Janganlah kehilangan antusiasme dan semangat, karena itulah
pegangan yang kokoh. Semangat adalah milik anda yang hakiki.
Bukankah semangat adalah kata lain dari "spirit"?
Sedangkan "spirit" adalah roh dan jiwa anda.
Kamis, September 11, 2008
Ramadhan, Surat Cinta Ini Untukmu
Aku buka pintu. Yang tampak hanya temaram bola lampu yang memecah gelap dan menemani keheningan masjid. Kutempatkan diriku tepat di sudut masjid yang terbias lampu teras, bersujud dan menyapa Tuhan dengan tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil. Hempasan tubuh malam itu sangat berarti dan mungkin baru kali ini aku merasakan kenikmatan dalam bersujud. Ungkapan syukur malam itu membisukan egoku. Dan yang membuatku haru saat itu adalah Tuhan masih mempercayaiku, memberikan kepadaku kesempatan untuk bertemu lagi dengan Ramadhan. Aku mempertanyakan maksud Tuhan ini; benarkah ia masih mempercayaiku? Aku ragu.
Tidak salahkah Engkau, Tuhan, memberi amanah kepada hamba yang selalu mengabaikannya, sementara hamba-hamba-Mu yang mulia, yang menjalankan amanah-Mu, tidak Engkau percayai lagi? Inilah bebanku yang sangat berat dan mungkin inilah sindiran-Mu padaku.
Ingin kukabarkan padamu, ya Ramadhan. Bahwa aku malu menjemputmu. Malu dengan kemuliaanmu. Begitu juga malu dengan kasih sayangmu.
Ingin kuceritakan padamu, ya Ramadhan. Dosaku saat engkau hadir di sisiku. Inilah kehinaan keluhanku untukmu.
Seperti tahun-tahun yang lalu, aku menantikan bulan ini dan memohon agar Tuhan mempertemukan aku denganmu lagi. Aku menyimpan harapan besar kepadamu karena kemuliaan dirimu. Aku persiapkan tubuhku untuk menyambutmu. Tetapi, duhai diriku, apa yang kau perbuat setelah pertemuan ini tiba? Ramadhan tahun ini masih saja seperti Ramadhan yang lalu, aku membiarkanmu berlalu tanpa berbuat sesuatu yang lebih baik dan berarti. Aku mencampakkanmu. Aku lebih banyak diam untuk menghilangkan rasa lemahku setelah bekerja. Aku lebih banyak tidur tanpa banyak menjemput malam-malammu. Aku lebih banyak meninggalkan bacaan Al-Quran yang semestinya aku hias untukmu. Dan aku lebih banyak memenuhi kepuasan diri daripada memberi kepadamu.
Aku katakan padamu bahwa aku merindukanmu. Tetapi, duhai diriku, mengapa kerinduan ini hanya ungkapan belaka tanpa kau jemput dengan perbuatan mulia? Bukankah ia bulan kekasih Tuhan yang semestinya kau sambut dengan cinta dan gempita? Tidak pernahkah engkau belajar meniru bagaimana cara menyambut cinta kepada seorang kekasih yang merindukan perjumpaan?
Mengapa pertemuan ini hanya dambaan semata tanpa kau dekap ia dengan kesungguhan dan kesabaran yang panjang? Adakah perasaan gembira dan bersahabat yang engkau simpan dalam benakmu kepadanya?
Duhai diriku, mengapa engkau terampil merindu, piawai mendamba, dan pandai merangkai kata-kata saat berjumpa dengannya, tetapi kau tak mampu melakukan tindakan penting yang lebih mulia dari sekadar kata?
Bisu. Itulah dialog sepi yang aku persembahkan untuk Tuhan. Tanpa zikir dan istighfar. Hanya kata kotor, dusta, gunjingan, dan umpatan yang aku tebarkan.
Renggang. Itulah hubungan yang kutanamkan pada malam dan hari-harimu. Tanpa keintiman menyapa Tuhan. Hanya laku malas, manja, dan merasa puas yang aku dendangkan.
Duhai diriku, tidakkah engkau sedikit saja mencoba memahami makna kesucian dirinya? Di dalamnya ada jutaan berkah yang jika engkau sambut engkau akan mendapatkannya. Di dalamnya berkumpul dan terbuka segenap pertolongan Tuhan; rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Di dalamnya ada malam yang lebih baik dari seribu bulan. Di dalamnya pahala amal saleh seseorang dilipatgandakan. Di dalamnya malaikat menyapa orang yang beribadah. Karenanya pintu-pintu setan tertutup, pintu-pintu neraka dirapatkan, dan ijabah doa disegerakan. Duhai diriku sebatas manakah engkau memahami makna kesuciannya?
Duhai diriku, sudahkah engkau mengadili diri dan merenungkan lebih jauh keberadaanmu di bulan mulia ini? Aku tahu jawabannya, sedikit saja hal itu tak kau lakukan. Engkau hina dan rendah.
Pada ujung bulan ini pun engkau masih meninggalkannya. Meninggalkan malam mulia Lailatul Qadar. Engkau masih menyepelekan kehadirannya. Engkau anggap ia kosong dan tanpa makna. Duhai diriku, tengoklah ia barang sejenak, walau hanya sebatas doa dan harapan ingin bertemu dengannya.
Keluhanku padamu, duhai diriku. Engkau masih saja melupakan penyempurna puasamu, zakat. Saking cintanya engkau pada hartamu dan demi memenuhi kebutuhan hari rayamu, engkau lupa memberi zakat dan sedekahmu. Bukankah dengan melalaikannya puasamu akan sia-sia?
Terakhir, keluhanku padamu, duhai diriku. Engkau masih saja menyimpan dendam dan tidak memberi maaf kepada saudara-saudaramu. Engkau masih menyimpan sifat hina itu. Permohonanku padamu, lepaskanlah sifat nista itu dan balaslah dengan kecintaan kepada sesamamu.
Aku wasiatkan pada dirimu, duhai diriku. Berikan kebahagiaan pada hati orang-orang yang kurang beruntung darimu di ujung Ramadhanmu dengan sedekah. Hayati makna Ramadhan ini dan Ramadhankan setiap hari dalam hidupmu.
Tuhanku, dengan setulus hati dan cinta, aku membuat pengakuan akan kelemahan diriku. Inilah aku yang mencampakkan Ramadhan-Mu, tetapi masih berani untuk merindukannya. Inilah aku yang terbebani oleh rasa bersalah, tetapi tak malu untuk bermunajat pada-Mu....
Tuhanku,
Telah berhenti para pemohon di depan pintu-Mu
Telah berlindung orang-orang fakir ke haribaan-Mu
Telah berlabuh perahu orang-orang miskin pada tepian lautan kebaikan-Mu
Dan kemurahan-Mu dengan harapan menggapai halaman kasih sayang-Mu dan anugerah-Mu
Tuhanku,
Jika sekiranya di bulan ini Engkau hanya menyayangi orang yang ikhlas karena-Mu dalam menjalankan puasa dan salat malamnya,
Maka siapakah yang akan menyayangi pendosa yang berbuat salah bila ia tenggelam dalam lautan dosa dan maksiatnya
Tuhanku,
Jika Engkau hanya menyayangi orang-orang yang taat,
Maka siapakah yang menyayangi orang-orang yang maksiat
Jika Engkau hanya menerima orang-orang yang beramal,
Maka siapakah yang akan menerima orang-orang yang tidak beramal
Tuhanku,
Beruntung sudah orang-orang yang puasa,
Berbahagialah orang-orang yang salat malam,
Selamatlah orang-orang yang ikhlas
Sedangkan kami, hamba-hamba-Mu yang berdosa
Maka sayangilah kami dengan kasih-sayang-Mu
Dan lepaskanlah kami dari api neraka dengan ampunan-Mu
Ampunilah dosa-dosa kami dengan kasih-sayang-Mu,
Wahai Yang Paling Pengasih dari segala yang mengasihi
CINTAMU PADA RAMADHAN
Namun apakah kita telah menyambut uluran cinta dan kasih sayang Allah swt, dengan cinta pula. Atau kita malah acuh saja terhadap itu semua, dengan melakukan hal- hal yang mungkin tidak ada nilai apa-apa dihadapan-Nya, malah hanya murka-Nya pada kita semua.
Tidakkah dalam bulan ramadhan ini Allah swt dalam salah satu hadis qutsi berkata “sesungguhnya puasamu itu untuk-Ku , dan hanya Aku yang dapat menilainya”. Mungkin kita beranggapan bahwa puasa kita sudah benar, tapi dihadapan Allah swt itu tidak ada artinya.Bukankah dalam bulan ramadhan ini kita diperintahkan untuk dapat mengendalikan nafsu kita (bukan dimatikan), itu semua untuk apa, apakah untuk Allah sesuai dengan hadis qutsi diatas?, atau ada maksud lain dari itu semua .
Dalam bulan ramadhan kita diperintahkan untuk menahan haus dan lapar serta hal-hal yang berhubungan dengan materi. Ini berfungsi untuk apa?, kata ustas dikampung saya, agar kita merasakan penderitaan saudara-saudara kita yang fakir lagi miskin. Tetapi jika tiba waktu buka puasa penderitaan itu sudah tidak ada lagi. Namun pernahkah kita menperhatikan saudara-saudara kita yang fakir lagi miskin tersebut, ternyata mereka bahkan tidak pernah makan sama sekali dalam sehari. Pantaskah kita samakan puasa kita, dengan penderitaan dari saudara-saudara kita tersebut, menurut penulis belum pantas kita menyamakannya. Semua baru pantas jika kita juga merasakan seperti yang dirasakan oleh mereka, dan ingat Allah swt lebih dekat dengan mereka. Apakah kita sanggup untuk itu?. Semuanya penulis serahkan kepada kita semua untuk merenunginya.
Kalau memang demikian apa makna dari bulan ramadhan ini. Penurut penulis, seperti yang telah penulis kemukakan diatas, semua merupakan bukti cinta dan kasih sayang-Nya pada kita semua. Dituntunnya kita untuk keluar dari alam materi ini (tapi tidak keluar seterusnya), sekedar hanya untuk beribadah kepada-Nya yang merupakan alam non materi. Dan menbuat kita sadar bahwa tujuan hidup kita bukan didunia ini,tetapi apa yang ada di akhir nanti. Kita dididik untuk menjadi para malaikat yang terlepas daripada dosa dan hanya beribadah pada-Nya. Sehingga kita dapat dekat pada-Nya, dan berusaha untuk meraih cinta dan kasih sayang-Nya. Dan betapa nikmatnya jika kita dapat merasakan curahan cinta dari-Nya
Akhirmya kita sadar semua hanya Dialah Yang Tahu Segala-galanya. Sehingga kita hanya manpu untuk memuji-Nya :
Ya Allah dengan kekuatan-Mu, taklut segala sesuatu
Dan merunduk segala sesuatu, dan merendah segala sesuatu
Dengan keagungan-Mu yang mengalahkan sesuatu
Dengan kemuliaan-Mu yang tak tertahankan oleh sesuatu
Dengan kebesaran-Mu yang memenuhi segala sesuatu
Segala puji bagi-Mu sampai keluh lidah untuk menyebut-Mu
(Askar al-Farisi)
Perang SMS Gratis Bulan Puasa
"Senyum adalah ibadah, mumpung Ramadhan, aku kirimkan senyumku untuk saudara-saudaraku semuanya.."
Marlin:
-" 15F: " Fergi Fagi Fulang Fetang Fekerjaan Fenuh Fenghasilan Fas-fasan Fantat Feot, Finggang Fegel, Fikiran Fusing-Fuyeng.." abis baca, liurnya di seka dong.."
-" Maaf.. untuk sementara fasilita SMS anda kami BLOKIR karena wajah anda kurang MANIS. Untuk mengaktifkan kembali ketik : MARLIN_BAGI_MANISNYA_DONG. Kirim Ke Nomor ini. Pasti SMSnya akan diaktifkan kembali."
-" Tiada kata-kata indah yang dapat aku kirimkan padamu:
-->
-->
-->
Kan udah di bilang ga ada kata-kata ye..
Ngapa sech masih di pencet-pencet??
Cape deh..
Feby:
" Assalam alaikum weidz cezz..!!
Mau k curhat, jengkelku kwe
Hari ini kayaknya gue trus yang salah
Apa-apa gue !!
Dikit-dikit gue !!
Gue terus
Yang Manis gue,
Yang Baek gue,
Yang Imut gue,
Yang Lucu juga gue.
Uuuugh...
Kenapa harus gue coba ??
Apa salahku??
Bosan tau :-p
Daniati:
" Mau tahu alasan kenapa saya SMS kamu :
4% Mau tahu kabar kamu
3% Perhatian
2% Kangen
1% Peduli
99% Sayang
Sumpah! Sayang banget !
Sayang banget kalo SMS gratisnya, tidak dimanfaatin!
Roman:
- Kata orang, kalau bulu mata jatuh, Berarti ada orang yang Kangen ma kamu..
Oleh karena itu aku akan selalu kangen padamu.
Supaya bulu matamu rontok semua "
Ephry:
" Ya Allah.. menjelang pagiMU yang indah ini, ingin ku kirim do'a untuk para saudaraku. Ya Allah.. Jadikanlah hari ini wujud hari yang penuh berkah. Mudahkan segala urusannya. Jadikan ikhlas dalam tiap tarikan nafasnya.. Agar setiap aktivitasnya adalah ibadah padaMU. Luruskan niatnya, Lindungi dia dari hal-hal buruk, berikan kebahagiaan untuknya dengan ridhoMU.."
Drg Noyan: -=Dijawab=-
" Yaa ALLAH, rahmati saudaraku ini RidhaMU pada setiap geraknya..
CahayaMU pada Pandangannya..
IkhlasMU atas ibadahnya..
SenyumMU atas kerendahan hatinya..
NaunganMU atas segala amal baiknya..
PertolonganMU atas setiap masalahnya, sehingga ia menjadi orang yang Mulia dan terpuji disisiMU, AMIN. "
Rahma : -=Dijawab=-
" Ya Allah kabulkanlah doa saudaraku ini. Se,oga malaikat-malaikatMU mengamininya dan mengatakan untuk kamu juga, agar ia pun mendapatkan apa yang ia mohon padaMU. Amin "
Rabu, September 10, 2008
Samiatun

Sobitku baruku yang satu ini ............... terus terang selain philips yang terang terus, aku sama sekali nggak tau papa mengenai dia. Aku hanya tahu kalau aku tidak pernah takut untuk berteman dan bertemu dengan wajah baru. Salah satunya yah.. sobit yang satu ini . Selain murah senyum, dan baik -aku rasa, maaf penilaian awal- sang pemilik nama Samiatun, atau akrabnya dipanggil mia mengaku memiliki sifat mudah terhasut. Salam kenal buat kamu yang murah senyum, aku berharap dapat mengenal kamu bersama karakter-karakter unik kamu. Aku juga menebak selain baik , beliau juga termasuk tipe gadis yang tidak mudah marah dan memiliki toleransi sikap atas suatu perbuatan yang tidak berlebihan.
Minggu, Agustus 31, 2008
Selamat Buat Bia
Selamat atas Magisternya
My Crazy Dentist - Noyan

Jangan tertipu dengan wajahnya yang sok innocent, mahkluk yang satu ini benar-benar kejam. Pengen bukti ?? buktinya yah.. diriku ini, sebagai pasien ortonya, aku diperlakukan dengan perlakuan khusus," Dimanja", "disayang", tapi sebenarnya dibalik sifat beliau yang "sadis" -versi afgan- ada sifat baik yang tersembunyi pada diri dokter yang satu ini, hanya saja sifat baiknya ini terlalu sering tersembunyi malah kadang-kadang tidak tampak sama sekali. :-) tabah ya... bu dokter........
Tidak banyak kata yang dapat kutulis tentang kebaikannya, demikian pula dengan kejahatannya. Hanya satu kalimat yang ingin ku ucap
" ANDA SANGAT BAIK, BU DOKTER, TERIMAKASIH BANYAK ATAS SEMUANYA..."
nb: maaf banyak mengeluh ya..
Kamis, Agustus 14, 2008
Untuk Sobat-Sabitku Terchayank
Menyayangi teman, sama sekali bukan berarti menafikan kecintaan kepada yang lain Kecintaan kepada keluarga, kepada diri sendiri, sebab tiap-tiap jendela cinta memiliki ruangan tersendiri di hati yang tidak akan mampu disamakan dengan cinta-cinta lain Yang kesemuanya tidak saling berhimpit tidak pula bersinggungan. Namun tiap-tiap kecintaan mengisi bilik-bilik hati yang berbeda-beda. Kesemua cinta hendaknya merupakan suatu refleksi cinta kepada Allah SWT. Suatu pendaran keemasan dari keimanan, desiran sejuk angin kerinduan, dan deburan tegar ombak keistiqomahan.
Teman, bagiku kata itu adalah ungkapan kerinduan dan sejuta harapan. Harapan untuk dapat saling menegur dan meneguhkan. Membuang jauh-jauh kata perbedaan dan mencoba untuk mengawali segalanya dari kesamaan. Pada kata itu kutemukan hakikat hidup dan kehidupan, karena bersamanya aku menahan derita dan sengsara, gundah dan gulana, namun begitu manis terasa segala kerutan layar perjuangan karena Allah lah yang telah membuatnya.
Teman, bertemankan jiwa-jiwa yang ber-izzah mulia dan ghiroh menggelora, dengan segudang ide dan idealisme yang Robbani. Meniti jembatan yang sama, dengan tekad yang serupa dan seragam kebesaran jiwa. Bukan untuk sekedar menghabiskan sisa minuman kehidupan dunia, tapi hidup untuk sebuah cita yang takkan pernah kandas sia-sia. Pantas saja jika Rosululloh mewasiatkan agar kita menjadikan mereka yang sholeh sebagai teman kepercayaan.
Ah teman, harus kita terima bahwa berteman bukan berarti untuk selalu bersama secara harfiah Suatu saat pasti kita akan terpisah pula. Menempati lini-lini berbeda di setiap sudut kehidupan, agar setiap insane dapat tersentuh cahayaNya
Teringat serangkaian syair milik Munsyid Saujana ini kusuntingkan untukmu :
Sedingin embunan dedaun kehijauan, sesegar ingatan kenangan kisah silam
Kita seiring bersatu dan berjuang, meniti titian persahabatan
Kau hadir bawa cahaya, terangi hatiku teman
Saling memerlukan dan mengharapkan
Tangis gembira saat bahagia, moga kan kekal menuju Syurga
Kerana Tuhan kita ditemukan, andai terpisah, itu ketentuan
Sengketa dan kesilapan itulah fitrahnya insan
Kata dan teguran itulah pedoman
Rabu, Agustus 13, 2008
Jejak Sejarah Kesultanan Buton
Datanglah ke Kota Bau-bau. Di kota kecil inilah komplek Kesultanan Buton berada. Terletak di puncak bukit dan menghadap ke Selat Buton. Penduduk setempat menyebutnya keraton. Aura kemegahannya masih terasa nyata.
Dari arah laut, tiang bendera setinggi dua puluh satu meter, adalah tanda pertama yang akan terlihat oleh kapal yang datang. Tiang megah dari kayu jati ini didirikan tahun 1712 tepat dihalaman depan benteng. Seolah memberi isyarat, anda sedang memasuki wilayah kota raja. Di tiang ini juga pernah dikibarkan bendera kerajaan Belanda, Jepang sebelum akhirnya dikibarkan sang merah putih.
Kerajaan Buton diperkirakan berdiri pada abad empat belas, dua abad kemudian berubah menjadi kesultanan. Kompleks keraton dikelilingi oleh benteng sepanjang dua ribu tujuh ratus empat puluh meter. Benteng ini dibangun dalam kurun waktu lima puluh tahun, melampaui tiga masa sultan yang berbeda.
Benteng berbentuk huruf 'dal' dalam aksara Arab ini, disusun dari batu kapur dan pasir. Benteng ini dilengkapi dua belas pintu masuk dan enam belas kubu pertahanan. Banyaknya meriam yang ditempatkan di tiap sisi benteng, menunjukkan masa Kesultanan Buton tidaklah mudah. Ada musuh, ada tamu asing, dan juga ada kerajaan tetangga, yang setiap saat datang sebagai lawan.
Disisi tebing yang sekaligus pembatas benteng bagian belakang, terdapat sebuah ceruk. Letaknya tepat di bawah tanah keraton. Gua ini menjadi tempat persembunyian Arupalaka, Raja Bone, saat melarikan diri dari kejaran tentara Sultan Hasanudin dari Kerajaan Gowa. Berkat sumpah Sultan Buton yang menyatakan Arupalaka tidak berada di atas tanah Buton, maka selamatlah Raja Bone itu. Konon Arupalaka masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan petinggi Kesultanan Buton.
Perubahan sistem kerajaan menjadi Kesultanan Buton, tidak lepas dari nama besar Sultan Murhum. Dialah yang menorehkan sejarah di atas tanah Buton. Raja terakhir dari enam raja, sekaligus sultan pertama dari tiga puluh delapan sultan. Ia memerintah dari tahun 1538 hingga 1584, dengan gelar Murhum Kaimuddin Khalifatul Hamis. Makamnya hingga saat ini masih terawat dengan baik di dalam kompleks keraton. Orang Buton tidak melupakannya. Nama sang sultan diabadikan menjadi nama pelabuhan laut, udara dan nama jalan.
Dalam komplek keraton, kediaman sultan tampak jauh lebih sederhana dibanding dengan istana raja-raja di tanah lain. Rumah panggung yang pernah didiami sejumlah sultan dari era yang berbeda, masih tersisa hingga kini. Rumah-rumah itu disebut kamali atau malige. Didalamnya, berbagai benda bersejarah juga masih disimpan, seperti bendera kerajaan yang pernah berkibar megah ratusan tahun lalu.
Kesederhanaan ini seperti cermin dari iklim demokrasi yang telah tercipta di Kesultanan Buton, jauh sebelum Indonesia lahir. Meski ada tiga golongan yang berbeda tugas, Sultan Buton tidak selalu diangkat dari keturunan sebelumnya, melainkan tergantung pada rapat anggota dewan legislatif yang berada di tangan golongan Walaka. Beberapa sultan konon dicopot dan dihukum karena di nilai melakukan pelanggaran.
Nuansa Islami amat lekat dengan Kesultanan Buton. Dalam setiap pengangkatan sultan baru, ada sejumlah ritual yang telah menjadi tradisi. Ada sebuah batu berbentuk tonggak tempat menyimpan air, yang akan dipakai mandi sang calon sultan, sebelum diambil sumpahnya di Masjid Agung dalam kompleks keraton. Sehabis diambil sumpahnya, sang sultan baru dibawa ke batu pengangkatan. Diatas batu yang menyerupai alat kelamin perempuan ini, sang sultan di upacarai seolah-olah baru terlahir kembali. Bentuk batu ini mengingatkan pada lingga yoni, dalam konsep ajaran Hindu.
Masjid Agung keraton. Bangunan segi empat berbentuk tumpeng ini, didirikan pada awal abad delapan belas, pada masa pemerintahan Sultan Sakiuddin Durul Alam. Meski menjadi bagian dari kompleks keraton dalam Kesultanan Buton, wujud bangunan ini tetap terlihat sederhana. Namun sebaliknya, setiap komponen bangunan masjid ini penuh dengan simbol yang kaya akan makna.
Pengaruh Islam masuk ke Buton secara resmi pada tahun 948 hijriah, dibawa oleh Syeikh Abdul Wahid bin Sulaiman. Syeikh ini berasal dari Semenanjung Tanah Melayu. Namun baru dua abad kemudian Masjid Agung keraton dibangun. Untuk mendirikan masjid ini konon menghabiskan tiga ratus tiga belas potongan kayu, yang sama jumlahnya dengan potongan tulang-tulang tubuh manusia.
Dilengkapi dengan dua belas pintu, masjid ini mampu menampung hingga lima ratus orang jemaah. Jumlah pintu merupakan simbol jumlah lubang dalam tubuh manusia.
Pengaruh demokrasi dalam sistem kesultanan, juga berlaku pada anggota pengurus Masjid Agung, yang berjumlah lima puluh enam orang. Namanya Sarakidina. Mereka datang dari keturunan bangsawan maupun rakyat jelata. Tugas mereka terdiri dari satu orang lakina agama, satu orang imam, empat orang khatib, sepuluh orang moji dan empat puluh orang anggotanya.
Di era Indonesia modern, pengurus masjid tidak diperbolehkan berpolitik, karena dapat mengganggu indepedensi dewan masjid. Mereka juga setiap saat bisa dicabut wewenang dan jabatannya, ketika membuat kesalahan. Mereka sama sekali tidak boleh melakukan kesalahan prosedur, dalam melaksanakan tugasnya. Sebagai penganut kesetaraan, proses penggantian salah satu pengurus masjid, dilakukan melalui musyawarah bersama.
Hari Jumat adalah saat tersibuk bagi para anggota dewan masjid. Pada hari itu, bedug akan dipukul sebanyak lima kali, sejak pukul enam pagi, hingga pukul sebelas, yakni menjelang Shalat Jumat. Petugas pemukul bedug atau tungguna ganda, tidak boleh melebihi atau mengurangi jumlah pukulan, dan irama yang telah ditetapkan. Pakaian mereka merupakan kain khas Buton. Berbeda dengan lakina agama dan petugas lain yang memakai pakaian berwarna putih. Beban mental yang ditanggung semua anggota pengurus masjid cukup berat.
Ada banyak kebiasaan yang menjadi hal istimewa dari masjid ini. Menjelang shalat, para pengurus masjid datang dan menyandarkan tongkat jabatannya, berderet di tempat khusus. Tongkat tampaknya mewakili sesuatu yang penting. Tongkat khusus untuk pengkotbah, diikat sejajar tiang mimbar. Kesungguhan tercermin dari keseriusan imam yang duduk berkonsentrasi, sebelum memimpin shalat.
Jamaah mulai berdatangan. Imam melakukan shalat terlebih dulu, sebelum melangkahkan kaki di sepanjang kain putih, menuju ke depan mimbar. Ada empat orang yang bertugas mengumandangkan adzan. Kesan sakral tampak kuat dalam ritual sebelum shalat di mulai.
Ritual sebelum shalat di mulai memang terlihat rumit. Namun semua yang dilakukan merupakan tradisi turun temurun, yang penuh dengan makna simbolis. Makna yang di coba untuk dipertahankan demi nilai-nilai luhur bagi orang Buton.
Keberadaan para pengurus masjid ini begitu penting bagi masyarakat di lingkungan keraton. Ada orang yang khusus bertugas untuk mengurus jenasah dan upacara kematian. Tugas lakina agama dan imamu jauh lebih berat, karena setiap hari harus berzikir dan mendoakan keselamatan, serta kesejahteraan rakyat Buton.
Petugas juga wajib mendaraskan zikir setiap hari, yang digilir setiap satu minggu. Uniknya, jika banyak bencana dan wabah yang menimpa, masyarakat mempertanyakan upaya para pengurus masjid dalam mendoakan keselamatan mereka. Beban kepercayaan itu begitu besar. terkadang sulit untuk dicerna.
Sayangnya denyut nadi kehidupan dan budaya masyarakat Buton yang begitu elok, seperti terisolasi dari pengetahuan nasional. Ceritanya hanya bergaung lewat artikel-artikel sederhana dalam koran. Padahal, dengan sedikit polesan tangan terampil, Pulau Buton bisa menjadi surga wisata.
Datangnya si Orang Gila...

Mahkluk yang satu ini emang gila abis, tidak salah memang kalau dia ini termasuk anggota You Got KiLL's. Setelah malang melintang membantai semua orang yang ada di Baus dengan kelakukan yang di bawah standar. Akhirnya beliau melakukan invasi ke Makassar, alasan klisenya seh.. buat ngelanjutin kuliah. Bah, pelajaran gila. Salah satu kejahatan gila yang di akuinya terjadi waktu ia menjadi guru honorer di sekolah menengah lanjutan negri 2 Bau-bau, yang mana sekolah ini tempat kami menimba ilmu bersama. Ia mengaku kalau selama mengajar banyak hal yang dilakukannya, seperti gayanya waktu mengajar, kalau muridnya cewek cantik gayanya ceileh... perhatian banget, giliran cewek yang pas-pasan, gaya galak , suara tinggi, sok sibuk, pokoknya ms b.d.h. Kejahatannya yang lebih lagi (aku kasihan sama muridnya) Nilai murid-muridnya dihitung memakai rumus yang ada di ms excel, yang cantik dinaikkan dikit, katanya.. Tapi akhirnya beliau tersadar dan mengundurkan diri dari SMP tersebut (spekulasinya getto..). Sekarang beliau menemani saat-saat terakhir kami menyelesaikan kuliah di makassar ini. Waktu tulisan ini dibuat si Gila sinting miring ini lagi "bergila-gilaanlah" sama Mr. dhambo. Yo bro, makassar menyambut ke ganasanmu selamat datang, pulang, pergi, kembali...........
Senin, Agustus 11, 2008
Sabar
Bagi setiap orang menunggu sesuatu apakah itu pekerjaan, hubungan atau bahkan mengantri di supermarket akan mengatakan pada anda itu tidak mudah, membosankan, kesal bahkan makan hati.
Tetapi menunggu dengan sabar dapat memiliki hasil positif. Ini tidak berarti penyelesaian untuk mengecilkan tujuan. Sabar sebenarnya membantu anda bertahan sampai anda mencapai tujuan tersebut.
Berikut beberapa alasan mengapa kesabaran memiliki nilai positif:
Kesabaran itu seksi Kita akan merasakan suatu perasaan anti klimaks ketika segala sesuatu terjadi begitu cepat. Suatu hubungan yang terjalin dengan cepat dan kemudian akhirnya hubungan akan meninggalkan anda perasaan hampa. Hal terbaik dalam suatu hubungan adalah menunggu, menikmati dan merentangkan hal-hal atau momen terkecil dengan penuh kesabaran.
Kesabaran itu menguntungkan Apakah anda tengah menunggu untuk menjual sesuatu atau menahannya untuk pekerjaan yang diimpikan, kesabaran mungkin menjadi usaha yang dapat menguntungkan. Suatu penelitian di Universitas California ditemukan bahwa lebih dari enam tahun, investor yang tidak melakukan sesuatu terhadap stock mereka meraih keuntungan 18,5 persen. Mereka yang tidak sabar hanya meraih keuntungan bersih 11.4 persen.
Kesabaran lebih efesien Memberikan diri sendiri waktu untuk memikirkan sesuatu dan memiliki kesabaran untuk melakukannya berarti anda tenggah menggunakan waktu lebih efektif. “Berbagai tugas” adalah suatu latihan dalam ketidaksabaran karena ini menyangut pengalihan bolak balik antara pekerjaan. Karena pikiran anda biasanya hanya dapat menghadle satu tugas pada satu waktu, lebih baik tidak tergesa-gesa dan gunakan waktu anda.
Penelitian di Universitas Michigan ditemukan orang yang umumnya cenderung tergesa-gesa, 50 persen lebih lama menyelesaikan sesuatu.
Kesabaran baik untuk pikiran, tubuh dan jiwa Lumrah menginginkan kepuasaan dengan cepat tetapi memperkuat kesabaran sebenarnya menjadi bantuan kuat disaat susah. Dengan bersabar membantu memudahkan pikiran ketika sesuatu membuat kita stress
Selasa, Agustus 05, 2008
Nu Vision
Senin, Juli 07, 2008
Yuli-chan sms lucu
some1
MENGGUNAKAN RANGKAIAN PERISTIWA SEBAGAI PETA MENCATAT SEMUA YANG TELAH LEWATTERIMA KASIH UNTUK TERUS PERCAYA BAHWA KITA BISA MENGARUNGI PERJALANAN DENGAN BERGENGGAM TANGANMESKI SELALU ADA YANG TAK SELESAI DIANTARA KITA KETIKA RAUNGMU MEMECAH SUNYI HIDUPKU YANG MEMBAWA SELURUH HASRAT PADA GELETAR ANGKASA HANYA TAWA YANG TERDENGAR SAMAR MENGABUT DALAM KENANGAN MENCIPTA JARAK BAGI PENGEMBARA
AKU HANYALAH LELAKI ASING DALAM PERJALANANMU YANG MENEMPUH RIMBA USIA TAPI KAU TELAH MENGHENTIKANKU SERUPA MALAM MEMELUK BULAN
RINTIHMU MENGABUR DALAM DESAU CAMAR DAN NYANYI DAUN MUNGKIN JARAK TERLALU LEKAT HINGGA AIRMATA MENJADI KELELAWAR
PERBINCANGAN KITA HAMPIR USAI TAPI RINDU KITA TAK PERNAH USAI.
CongratulATION............!!!!!!!!!!!

Sobatku Muharram akhirnya bergelar juga, S. Kom ( Sales Kompyor). Setelah bertahun-tahun bersama mengembara dalam gelapnya kampus kuning gading STMIK Dipanegara terchayang, akhirnya beliau mendahuluiku untuk melangkah dalan tirani masyarakat yang kejam dan menambah jumlah pendekar-pendekar dalam perguruan "pengangguran" baru. Semangat kan tetap ada untukmu sobat. Kau keluar dengan perjuangan, dan akan kembali berjuang dalam lingkup yang lebih besar. viva le S.Kom.............................
Jangan lupa titipanmu, ehem tolong jagai ibunya anak-anak, undangannya tolong dikirim ya...............
Sabtu, Juli 05, 2008
countdown
Selasa, Juni 10, 2008
chachee al maut pengikut ahmadiyah
iklas

ternyata iklas itu susah diterima ya... temanku yang satu ini dah ngerasain rasanya. bah........ KAYAK MALAIKAT YANG TERJATUH " GEDEBUK.." DARI LANGIT trus ke HUMUS BUMi. tapi ga semua rasa jelek lho..
di baliknya selalu saja ada hikmah dan rezky yang datangnya dadakan saking mendadak, dianya yang model "babi gendut" walhasil sekarang dah bisa nurunin berat badannya. tapi tetep gaya........................ " MENJADI MALAIKAT ITU HARUS SIAP SAKIT HATI DAN BISA MENAHAN DIRI" oceh beliau. ga waras mang tapi apa boleh buat -Aku merasa nikmat dengan sakit dan penderitaanku-
Minggu, Mei 25, 2008
Mutiara Today
Jika anda bekerja semata-mata untuk wang, anda tidak akan menjadi kaya kerananya. Tetapi jika anda menyintai pekerjaan yang anda lakukan itu, kejayaan akan menjadi milik anda ~ Ray Kroc (Pengasas McDonalds)
Kita sering nampak derita hari ini, tapi kita jarang ingat kebahagiaan untuk esok hari, jadi belajar lah untuk menghargai apa yg kita miliki hari ini, kerana kita takkan dapat mencapai penghargaan untuk esoknya jika semuanya telah tiada…..
Komunikasi adalah sesuatu yg mudah, susahnya ialah apabila kita tidak menyebutnya dengan perkataan yg mudah.~T.S Matthews
Masa lalu adalah seperti melihat dari tingkap kaca yang berdebu, segalanya nampak senyap dan tidak pasti.
Mereka yang berjaya bukanlah mereka yang gagal dalam mencuba, bukan juga mereka yang sering gagal tetapi mereka yang tidak pernah gagal mencuba dan terus mencuba sehingga kejayaan yang dikecapi.
Anda mungkin ditipu jika terlalu mempercayai tetapi hidup anda akan terseksa jika tidak cukup mempercayai ~ Frank Crane
"BLT" pembodohan rakyat oleh pemerintah
Tips Tidur nyenyak
Tips agar bisa tidur dengan nyenyak :
1. Sebelum tidur jangan lupa untuk membada DOA biar mimpi indah
2. Terus baca UUD 1945 dan PANCASILA biar dilindungi oleh negara
3. Lalu minum baygon biar nyamuk-nyamuk nakal pada kabur
dijamin bakal lelap deh....
Rabu, Mei 07, 2008
Sok Sibuk
Tapi tetep intinya... kami itu ternyata memiliki semangat yang tinggi, buktinya walaupun muka kami bengkak kami tetap PD muncul di kantor untuk ambil data penelitian, sobatku malah dengan PDnya ikut lomba model di MTC. wal hasil deh... sukses ditolak ama satpam. Peristiwa ini memang akan kami lupakan, semakin cepat semakin baik lo...............
Minggu, Mei 04, 2008
Wish Me Luck
dah dekat waktu lagi bisa jadi sarjana nieh






