
Angin dingin berhembus membelai wajahku dengan lembut, malam ini seorang sahabat telah pergi meninggalkanku. Ia pergi kembali ke tanah kelahirannya dan kemungkinan besar aku tak akan pernah melihatnya kembali, kecuali dengan izin Allah. Dua puluh menit lagi kapal itu akan berangkat, kepanikkan terlihat di wajah sahabatkku, akupun merasakan kepanikan itu, akan tetapi aku berusahan untuk tetap berwajah tenang dan diam, hanya tindakan yang perlu. Dan itulah yang kulakukan. Aku mendengar suaranya bergetar waktu ia memegang tanganku dan berkata kalau tangannya dingin. Yah.. saat itu kami panik, panik karena kapal akan segera berangkat, panik karena lembar tiket sama sekali belum ada ditangan, panik karena kami tidak akan berjumpa, mungkin untuk waktu yang lama. Aku bergegas dengan sigap mengahantar dan membawa barang-barangnya yang jumlahnya tidak sedikit,halangan itu tetap datang bahkan seolah halangan itu tetap merintangi mulai dari para buruh yan tidak bisa diajak kerjasama sama sekali hingga petugas pelabuhan yang tidak punya hati.
Saat itu kami panik…
Ku hembuskan nafas panjang setelah semuanya terlewati, sahabatku tersayang telah berada diatas kapal, 2 menit lagi kapal akan berangkat, angin malam yang dingin menyapu bulir-bulir keringat di wajah dan leherku, sejuk kurasakan.
Dari luar dek 4 wajahnya nampak dari banyaknya kerumuranan manusia yang menatap kami dibawah, ia melambaikan tangan dan tersenyum, aku menangkap gerak bibirnya berkata,
“ Terimakasih Banyak.. ”
Ku lambaikan tanganku kepadanya, “Selamat Jalan Sahabat ..”,
Saat itu kami panik…
Ku hembuskan nafas panjang setelah semuanya terlewati, sahabatku tersayang telah berada diatas kapal, 2 menit lagi kapal akan berangkat, angin malam yang dingin menyapu bulir-bulir keringat di wajah dan leherku, sejuk kurasakan.
Dari luar dek 4 wajahnya nampak dari banyaknya kerumuranan manusia yang menatap kami dibawah, ia melambaikan tangan dan tersenyum, aku menangkap gerak bibirnya berkata,
“ Terimakasih Banyak.. ”
Ku lambaikan tanganku kepadanya, “Selamat Jalan Sahabat ..”,