Harapan dan masa depan menyapa untuk memberitahukan kenyataan yang harus dihadapi sebagai pemuda dengan usia yang bertambah. Rencana yang dahulu tersusun dengan rapi dan teratur, sedikit demi sedikit mulai tergeser menghadapi kenyataan di lapangan dan di masyarakat. Apa yang diinginkan dalam hati menabrak tembok realita dalamn perjalaan takdir yang hidup. Masa depan adalah hal yang diinginkan setiap insan, masa depan yang cerah, tenang, damai dan bahagia. Hal yang di damba tiap manusia dimuka bumi ini, hal yang selalu di usahakan untuk diperoleh. Demikian halnya dengan diriku, hal ini pun ingin ku kecap dan kurasakan.
Masa depanku menyapaku dalam bentuk yang berbeda, kira-kira hal ini yang terpikir olehku. Dalam wujud yang lain ia tersenyum padaku, mengulurkan tangannya menyambutku dalam sikap dan maksud yang misterius. Harapan, inilah masa depanku yang dengan uluran tangannya hal-hal yang baik maupun yang terkadang menyakitkan akan kulalui bersama dengan dia yang samar misterius.